Aldi, seorang kuli di sebuah
gudang beras. Usianya 22 tahun dengan wajah yang cukup tampan, berkulit coklat,
tubuhnya pun kekar seperti bintang L-men. Hari ini ia cukup capek mengangkut
beras yang cukup banyak. Ia harus rajin bekerja karena sebentar lagi ia akan
memiliki momongan. Istrinya Alya yang berusia 18 tahun tengah hamil 4 bulan.
Mereka belum setengah tahun
menikah. Meski hidup pas-pasan tapi mereka sering membuat iri banyak orang.
Alya yang berparas cantik dengan tubuh sintal dan buah dada yang ranum.
Sedangkan aldi berwajah tampan, bertubuh kekar dan terlihat sangat sexy. Para
rekan sesame kuli banyak yang terperangah ketika mereka mandi bareng dengan
aldi. Alat vital aldi saat lemas saja sudah kelihatan amat besar dengan buah
pelir sebesar telur ayam kampung. Dan saat kontol aldi menegang, panjangnya
mencapai 19 cm 4-4,5 cm. batangnya berurat berwarna coklat dan Nampak sangat
serasi dengan tubuh kekar aldi yang tingginya 170 cm.
Sore itu aldi dan beberapa kuli
sedang mandi di belakang gudang beras. Jarot anak majikan aldi tak sengaja
melihat mereka mandi. Ia begitu tertarik melihat kuli-kuli kekar yang sedang
bertelanjang bulat. Ia sangat penasaran dengan alat vital mereka. Saat melihat
aldi, ia amat takjub melihat seorang kuli berwajah tampan dan kekar serta alat
vital yang bukan main besarnya. Kebetulan saat itu aldi ereksi. Ia begitu mudah
ereksi karena sudah sangat lama tak berhubungan badan dengan istrinya yang
tengah hamil. Jarot yang sebenarnya penyuka sesame jenis sangat tertarik pada
aldi.
“hei kau, siapa namamu?” Tanya
jarot
“saya den?”jawab aldi sambil
buru-buru menutupi alat vitalnya dengan tangan dan mencari handuk.
“iya kamu! Tak usah malu menutupi
kontolmu segala. Kita sesama lelaki tak perlu malu”
“maaf, saya aldi den.”
“aku ingin bicara denganmu seusai
kau mandi”
“baik den”
Jarot pun berlalu bersama basor
sang mandor gudang beras.
“aku ingin kasih kerjaan pada
kuli itu sekaligus mengerjainya seperti yang kita lakukan pada beberapa
laki-laki sebelumnya itu, kau mengerti maksudku?”kata jarot pada basor.
“iya den, saya tahu.. pemuda tadi
namanya aldi den. Dia tinggal di kampung bojongwetan. Dia Belum lama menikah
dan sekarang istrinya sedang bunting den.”
“bagus, dia pasti sedang butuh
banyak uang untuk menyambut kelahiran anaknya.. hahaha..”
Tak lama setelah menyelesaikan
mandinya dan kembali berpakaian, aldi lalu menemui jarot. “aden tadi ingin
bicara dengan saya?”
“iya aku ingin bicara denganmu.
Aku tahu istrimu sedang hamil kan?”
“iya den, bagaimana aden bisa
tahu?”
“itu tak penting, yang jelas kau
pasti membutuhkan banyak biaya kan? Karena penghasilan seorang kuli kan tidak
banyak. Aku ingin memberimu pekerjaan, aku ingin nanti malam kau ikut menjaga
gudang ini. Kemarin aku memecat satpam yang ketahuan mencuri beras untuk dijual
sendiri. Jadi sekarang aku ingin kau menjaga gudang ini, kelihatannya kamu pria
yang kuat. Kau tak perlu jaga setiap hari, cukup ketika aku minta saja. Nanti
malam kau jaga dari jam 8 malam. Soal ongkos kau tinggal menandatangani surat
ini, kau akan aku beri banyak uang setiap kali jaga”
Aldi pun menandatangani surat itu
tanpa piker panjang. Kemudia ia pulang dulu ke rumah untuk makan dan menemui
istrinya. Di rumah istrinya yang hamil itu sudah tinggal memakai handuk karena
ia baru saja mandi di pemandian dekat rumahnya. Rumah aldi memang belum
memiliki kamar mandi karena ia tinggal di pedesaan yang kebanyakan orangnya
mandi di sumber air atau sungai. Aldi yang hanya memakai celana pendek pun
melepas celananya sehingga hanya memakai celana dalam tipis. Alat vitalnya
tampak suah menggembung. Ia memeluk istrinya dari belakang sambil mengelus
perut alya yang agak membuncit itu.
“aku ingin melakukannya hari ini
sayang, hari ini aku dapat kerjaan tambahan untuk menjaga gudang. Uangnya cukup
banyak, jadi kita bisa banyak menabung untuk bayi kita nanti” tangan aldi
mengelus-eleus perut alya sambil merasakan gerakan jabang bayi yang bersemayan
di dalamnya.
“iya kang aldi, tapi sebentar
saja ya… aku capek seharian mencuci baju tetangga”
“iya sayang, akang akan lakukan
pelan2 saja biar bayi kita tidak bangun” kata aldi sambil membuka handuk yang
dipakai istrinya. Kini istrinya telah bertelanjang bulat. Aldi yang hanya
memakai cawat pun membuka cawatnya dari samping agar kontol dan biji pelirnya
keluar dan tidak sesak. Aldi memijat buah dada alya yang ranum itu dngan
lembut. Sesekali diurutnya putting susu alya sehingga air susu alya memancar
keluar.
“ah.. rupanya kau sudah punya air
susu sayang” kata aldi sambil mencium leher alya.
“kang aldi, itu untuk bayi kita
nanti. Kang aldi ngga boleh minum ya..” kata alya nakal.
“tapi saat ini aku akan memerah
air susumu. Kata orang kalau sering diperah saat hamil, air susunya akan banyak
nanti” kemudia aldi memerah air susu alya beberapa saat hingga dada dan perut
alya serta tangan aldi basah oleh air susu. Kemudian aldi berhadapan dengan
alya, aldi menyedot nyedot buah dada alya sekaligus menciuminya dengan ganas.
Alat vital aldi telah menegang sempurna dan cairan madzi sudah tampak di
ujungnya.
Setelah puas memainkan buah dada
alya, kini aldi memijat lembut perut alya yang sedang mengandung anak aldi.
Sesekali aldi menciumi perut alya dengan penuh cinta. Ia sangat menyayangi bayi
yang masih berada dalam kandungan alya itu.
Aldi membaringkan alya di kasur.
Kemudian aldi mulai memasukkan batang kelelakiannya ke vagina alya dengan
pelan2. Digenjotnya dengan lembut vagina alya. Mereka berdua mulai merintih
merasakan nikmat. Mereka bercinta saling berpagutan sekian lama hingga alya
mencapai orgasmenya. Aldi belum mencapai ejakulasi, tapi jam sudah menunjukkan
pukul 8 kurang. Ia harus segara bergegas menuju gudang untuk bekerja. Kontolnya
belum puas bercinta. Ia belum mengeluarkan air mani setetespun selama 2 minggu
ini.
Sampai di gudang sudah ada yadi yang memang
merupakan satpam di gudang itu. Dia lihat yadi hanya memakai seragam celananya
saja. Tapi ia bertelanjang dada.
“eh, kang aldi..”
“kok Cuma pakai celana?”
“ngga apa2 kang, panas. lagipula
kan kita di dalam gudang. Gudangnya dikunci dari dalam kang.”
“itu apa?”aldi sambil menunjuk HP
yadi yang masih menyetel bokep.
“oh, sebenarnya tadi saya mau
ngocok kang. Tapi kang aldi dating.”
“ngga usah malu. Kan kita sesama
laki laki. Kalau mau kita ngocok bareng juga ngga apa-apa…” ujar aldi.
“boleh-boleh, ide bagus kang”
Yadi adalah satpam baru yang
berusia 20 tahun. Tubuhnya cukup kekar meski tak sebesar tubuh aldi. Dia adalah
adik kelas aldi saat SMA. Meski tak setampan aldi tapi yadi cukup menarik
secara fisik.
Kemudian perlahan aldi membuka
seluruh pakaiannya kecuali celana kancutnya. Sedangkan yadi telah bertelanjang
bulat. Alat vital yadi yang sudah menegang sejak tadi memiliki panjang 17 cm
dan diameter 3,5 cm. memang tak sebesar milik aldi tapi kontolnya sangat
berurat. Yadi terperangah ketika aldi telah mencopot celana dalamnya hingga
telanjang bulat. Kontol aldi begitu perkasa sehingga yadi agal minder
dibuatnya.
“wah, punya kang aldi besar
sekali… yadi jadi malu. Punya yadi lebih kecil”
“tapi punyamu sudah cukup besar
kok. Kamu baru 20 tahun pasti bisa dibesarkan lagi.
“emang masih bias dibesarin ya
kang?”
Tentu, kalau kamu mau aku bias
memijat alat vital kamu, kan lumayan kalau tambah 2 atau 3 senti.”
Wah, mau dong kang,,
Baik, sekarang kamu terlentang di
tumpukan beras sana.
Kemudian yadi yang telah
bertelanjang terlentang di atas tumpukan beras. Aldi pun mengelus buah zakar
yadi yang menggantung karena udara cukup panas.
Biji zakarmu agak keras, sudah
lama ngga ngentot ya? Kata aldi sambil memijat ringan buah pelir yadi.
Iyang kang, sudah 3 bulan ngga
ngentot. Padahal di kampung saya baru seminggu kawin sama neneng tapi harus
langsung merantau ke sini karena butuh biaya kang. Si neneng belum sempat saya
bikin bunting. Kang aldi mah enak bininya dekat, bias ngentot tiap hari.
Hehehe… iya juga sih. Rupanya
kamu pengen cepat cepat bikin istrimu bunting ya?
Iya kang aldi. Saya udah ngga
sabar pengen punya anak.
Tenang saja, buah pelirmu akan
aku pijat supaya subur. Dijamin tokcer deh. Nanti kalau kamu pulang kampung si
neneng bakal bunting dalam sekali tembak. Hehehe..
Aldi mulai memijat buah zakar
yadi. Yadi merintih setiap kali aldi memberikan tekanan ke buah zakar yadi.
Kau tenang saja, memang agak
sakit. Sebagai lelaki sejati kau harus kuat, kan calon bapak harus tangguh.
Aldi memotivasi yadi.
Kontol yadi menegang penuh saat
aldi memijat buah zakarnya. Air madzi pun beberapa kali menetes dari ujung
kemaluan yadi. Kemudian aldi gentian memijat kontol yadi. Yadi pun kelojotan
menahan nikmat saat aldi mengurut kontolnya secara kontinyu. Yadi menahan
kenikmatan yang amat sangat di kontolnya. Ia ingin ngecrot tapi sebagai lelaki
sejati ia tak mau begitu mudahnya ejakulasi meski beberapa kali air madzinya
terpancut.
Akhirnya setalah setengah jam
sesi pemijatan itu berakhir. Yadi lega ia tak muncrat di tangan aldi. Kemudian
ia beristirahat tiduran di atas tumpukan beras dengan aldi yang juga terlentang
di sampingnya telanjang bulat.
Tak terasa 3 jam mereka berdua
ada dalam gudang itu. Dan ketika bangun mereka terkejut karena dikelilingi
beberapa orang salah satunya juragan jarot.
“hahaha.. rupanya mereka berdua
keenakan tidur telanjang di sini.
Maaf den saya tidak sengaja. Saya
tidak menjaga gudang dengan baik.” Aldi memelas kepada jarot takut ia marah
karena tertidur di gudang dalam keadaan bugil pula.
Jangan khawatir aku memang akan
menyuruh kalian berdua telanjang.
Apa maksud aden? Aldi penasaran.
Kontrak yang kalian berdua tanda
tangani bukanlah kontrak kerja tapi kontrak bahwa kalian berdua mengabdi
kepadaku sebagai budak dan aku akan memberikan banyak uang sebagai imbalannya.
Aldi dan yadi terkejut karena
mereka berdua begitu bodoh menandatangani kontrak tanpa membacanya. Tiba2 anak
buah jarot menyekap dan mengikat mereka tanpa mereka berdua bisa melawan.
Aldi yang kini hanya memakai
kancut terikat dengan tali tambang. Dia
terkat dalam bentuk X dimana kaki dan tangannya terentang lebar. Jarot dengan
muka sadis menelus kemaluan aldi yang masih terbungkus cawat. “bini loe lagi
bunting ya? Pantas aja dia gampang bunting, kontol loe gede dan biji kontol loe
besar, pasti air mani loe banyak.”
“jangan den, jangan pegang kontol
saya!” aldi memelas.
“Diam loe!!! Sekarang loe udah
jadi budak gue!!” bentak jarot.
“Karim, sobri, hajar dia!!!”
perintah jarot kepada anak buahnya. Aldi yang terikat itu menerima pukulan di
wajah. Kemudian mereka memukuli perut aldi yang sixpack hingga memerah secara
betubi tubi. Mereka juga menedang punggung dan kaki aldi. Sesaat kemudia mereka
berhenti menghajar aldi. Yang dirasakan aldi saat ini hanyalah nyeri di sekujur
tubuh.
“hahaha… pasti sakit dihajar
tanpa bisa melawan. Sekarang tinggal satu bagian yang harus gue hukum
habis-habisan.” Kemudian jarot mengelus-elus buah zakar aldi yang terbungkus
cawat. Dia membuka cawat aldi dari samping hingga terpampanglah kedua buah
kelelakian aldi yang besar. Di elus-elusnya kantung keturunan aldi itu. “aahh..
apa yang mau aden lakukan ke biji saya?”
“diam kau!! Kau punya buah zakar
yang besar. Dan gue rasa biji loe udah keras karena loe lama ngga ngentot
dengan bini loe. Pasti loe lama ngga
ngecrot.” Kemudia jarot meremas remas biji zakar aldi dengan kasar
“aaaargghh… ampun den.. ampun..
jangan remas.. sakit… aahh…” aldi kesakitan.
“rasakan itu, aku hanya ingin
memaksa benih calon anak-anakmu yang masih dalam biji peler untuk segera
keluar. Hahaha…”kata jarot dengan sadis
“ampun den.. jangan siksa alat
vital saya…”
Menyiksa alat vital ya. Ide
bagus, gue emang mau menyiksa alat vital loe yang gede ini. Secara tiba2 jarot
melayangkan lututnya menghantam kedua buah pelir aldi.
Aaarrgghhh….!!! Aldi merasakan
kesakitan saat buah pelirnya dihantam kaki jarot.
Hahaha.. kasihan pasti biji pelir
loe bakal susah bikin pejuh lagi. Kata karim sadis.
Kemudian jarot merenggut paksa
cawat yang dipakai aldi hingga akhirnya aldi telanjang bulat. Kontolnya yang
setengah tengah terlihat menjuntai dhiasi buah zakar yang besar. Kemudia jarot
menyuruh sobri untuk memegangi kontol
aldi agar ia bisa dengan mudah menjadikan buah pelir aldi sebagai sasaran
kekejamannya.
Jarot mengelus elus kedua buah
pelir aldi dengan lembut sementara sobri memegang kontol aldi dari belakang
sambil sesekali mengocoknya. Karena kocokan tersebut kontol aldi menegang kuat.
Dan jarot pun tercengang melihatnya. Dia pun semakin bergairah untuk menyiksa
aldi. Kemudian sobri yang juga sudah bertelanjang bulat mengocok kontolnya yang
berukuran 16 cm hingga tegang. Ia arahkan tepat di lubang anus aldi. Da jleb…
“aaaarrgghhh…” aldi berteriak kesakitan saat kontol sobri menusuk anusnya.
“hahaha… sebenarnya gue ingin memperkosa bini loe tapi dia lagi bunting, nanti
kalau dia keguguran bisa repot gue. Hahaha..”
Sementara jarot dia merenggut
dengan kasar buah zakar aldi dan kemudian meremasnya kuat kuat. Sementara itu
tangannya yang satu menampar nampar kontol aldi yang tengah ereksi penuh.
“aaaarrggggggghhhh…….!!!!” Aldi
merintih kesakitan saat alat vitalnya disiksa dengan kejam.
“nih, rasakan. Gue siksa kemaluan
loe. Sekalian gue bikin loe KB… loe pasti ngga bakal bisa buntingin bini loe
lagi. Hahaha…”
Setelah remasan dan tamparan
bertubi tubi itu, jarot melepaskan alat vital aldi. Alat vital aldi terasa amat
sakit. Buah zakarnya terasa ngilu sedangkan kontolnya memerah akibat ditampar
tampar. Siksaan tak berakhir sampai di situ setelah sobri puas mengentot aldi
smp muncrat di anusnya karim datang dengan membawa sesuatu. Ia membawa sebuah
tongkat kecil yang elastic. Di ujung tongkat tersebut terpasang semacam bola
karet. Tanpa segan ia memukulkan ujung tongkat itu ke buah zakar aldi yang
barusaja disiksa oleh jarot.
“AARGGGHHH…” aldi memekik
kesakitan saat bola di ujung tongkat itu memukul biji pelirnya. Karim
menghantamkan bola itu berkali kali ke kedua bola zakar aldi. Dia
menghantamkannya ke testis kanan lalu kiri kemudian dua-duanya, begitu terus
bergantian hingga buah zakarnya merah agak membengkak baru ia menghentikan
siksaannya. Air mata aldi meleleh, hati dan mentalnya hancur ketika alat
vitalnya disiksa habis habisan. Sementara itu sobri terus menerus mengocok
batang kelelakian aldi yang besar itu hingga beberapa kali mengeluarkan air
madzi.
Sementara itu, yadi mengelami
siksaan yang serupa. Ia disiksa oleh gino yang memasukkan batang besi ke lobang
kencing yadi. Batang besi itu ditarik kemudian dimasukkan berkali kali. Lobang
kencing yad terasa terbakar. Tak lama kemudian gino menampar-nampar buah pelir
yadi ke kanan dan kiri.
“aaargghhh… ampun bang..
ampuun…!!”
“rasakan… teman loe itu lebih
beruntung karena bininya sudah sempat dia buntingin. Sedangkan kau belum sempat
bikin bunting wanita tapi alat vitalmu sudah aku siksa dengan brutal. Berdoa
saja kalau habis ini kontol dan kantong menyanmu itu masih berfungsi.
Kemudian setelah puas menampar
nampar buah zakar yadi, ia mengikat buah zakar yadi dengan tali kemudian ia
menggantunginya dengan pemberat timbangan 2 kilogram. Yadi memekik kesakitan.
Di saat yang bersamaan gini mengocok kontol yadi dengan kasar. Yadi pun
kelojotan menikmati kenikmatan sekaligus kesakitan yang amat sangat.
Sementara itu karim yang puas
menghantamkan tongkatnya kea lat vital aldi telah bergati dengan jarot yang
membawa kotak kecil sebesar HP. Ternyata itu adalah alat penyetrum.
“nih buat keturunan loe yang
masih bersemayam di kantong menyan!” kata jarot sambil mengarahkan setruman kea
rah buah zakar aldi.
“AAARRRRGHH…..!!!” aldi berteriak
kesakitan saat alat penyetrum itu menyetrum bagian paling vital dari kejantanannya.
Setruman itu membuat kontol aldi menegang amat kuat. Otot2 di seluruh tubuh
aldi yang basah oleh keringat itu menjadi tegang. Dan tiba2 kontol aldi
muncrat. Banyak sekali sperma bercampur bercak darah yang ia keluarkan.
Sementara itu yadi diestrum dengan cara yang sama hingga kontolnya muncrat
banyak sekali. Akhirnya kedua pemuda gagah perkasa itu lunglai lemas setelah
alat kejantanannya disiksa secara brutal.


No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.