Monday, June 17, 2013

Aldi Kuli Panggul



Aldi, seorang kuli di sebuah gudang beras. Usianya 22 tahun dengan wajah yang cukup tampan, berkulit coklat, tubuhnya pun kekar seperti bintang L-men. Hari ini ia cukup capek mengangkut beras yang cukup banyak. Ia harus rajin bekerja karena sebentar lagi ia akan memiliki momongan. Istrinya Alya yang berusia 18 tahun tengah hamil 4 bulan.
Mereka belum setengah tahun menikah. Meski hidup pas-pasan tapi mereka sering membuat iri banyak orang. Alya yang berparas cantik dengan tubuh sintal dan buah dada yang ranum. Sedangkan aldi berwajah tampan, bertubuh kekar dan terlihat sangat sexy. Para rekan sesame kuli banyak yang terperangah ketika mereka mandi bareng dengan aldi. Alat vital aldi saat lemas saja sudah kelihatan amat besar dengan buah pelir sebesar telur ayam kampung. Dan saat kontol aldi menegang, panjangnya mencapai 19 cm 4-4,5 cm. batangnya berurat berwarna coklat dan Nampak sangat serasi dengan tubuh kekar aldi yang tingginya 170 cm.
Sore itu aldi dan beberapa kuli sedang mandi di belakang gudang beras. Jarot anak majikan aldi tak sengaja melihat mereka mandi. Ia begitu tertarik melihat kuli-kuli kekar yang sedang bertelanjang bulat. Ia sangat penasaran dengan alat vital mereka. Saat melihat aldi, ia amat takjub melihat seorang kuli berwajah tampan dan kekar serta alat vital yang bukan main besarnya. Kebetulan saat itu aldi ereksi. Ia begitu mudah ereksi karena sudah sangat lama tak berhubungan badan dengan istrinya yang tengah hamil. Jarot yang sebenarnya penyuka sesame jenis sangat tertarik pada aldi.



“hei kau, siapa namamu?” Tanya jarot
“saya den?”jawab aldi sambil buru-buru menutupi alat vitalnya dengan tangan dan mencari handuk.
“iya kamu! Tak usah malu menutupi kontolmu segala. Kita sesama lelaki tak perlu malu”
“maaf, saya aldi den.”
“aku ingin bicara denganmu seusai kau mandi”
“baik den”
Jarot pun berlalu bersama basor sang mandor gudang beras.
“aku ingin kasih kerjaan pada kuli itu sekaligus mengerjainya seperti yang kita lakukan pada beberapa laki-laki sebelumnya itu, kau mengerti maksudku?”kata jarot pada basor.
“iya den, saya tahu.. pemuda tadi namanya aldi den. Dia tinggal di kampung bojongwetan. Dia Belum lama menikah dan sekarang istrinya sedang bunting den.”
“bagus, dia pasti sedang butuh banyak uang untuk menyambut kelahiran anaknya.. hahaha..”
Tak lama setelah menyelesaikan mandinya dan kembali berpakaian, aldi lalu menemui jarot. “aden tadi ingin bicara dengan saya?”
“iya aku ingin bicara denganmu. Aku tahu istrimu sedang hamil kan?”
“iya den, bagaimana aden bisa tahu?”
“itu tak penting, yang jelas kau pasti membutuhkan banyak biaya kan? Karena penghasilan seorang kuli kan tidak banyak. Aku ingin memberimu pekerjaan, aku ingin nanti malam kau ikut menjaga gudang ini. Kemarin aku memecat satpam yang ketahuan mencuri beras untuk dijual sendiri. Jadi sekarang aku ingin kau menjaga gudang ini, kelihatannya kamu pria yang kuat. Kau tak perlu jaga setiap hari, cukup ketika aku minta saja. Nanti malam kau jaga dari jam 8 malam. Soal ongkos kau tinggal menandatangani surat ini, kau akan aku beri banyak uang setiap kali jaga”
Aldi pun menandatangani surat itu tanpa piker panjang. Kemudia ia pulang dulu ke rumah untuk makan dan menemui istrinya. Di rumah istrinya yang hamil itu sudah tinggal memakai handuk karena ia baru saja mandi di pemandian dekat rumahnya. Rumah aldi memang belum memiliki kamar mandi karena ia tinggal di pedesaan yang kebanyakan orangnya mandi di sumber air atau sungai. Aldi yang hanya memakai celana pendek pun melepas celananya sehingga hanya memakai celana dalam tipis. Alat vitalnya tampak suah menggembung. Ia memeluk istrinya dari belakang sambil mengelus perut alya yang agak membuncit itu.
“aku ingin melakukannya hari ini sayang, hari ini aku dapat kerjaan tambahan untuk menjaga gudang. Uangnya cukup banyak, jadi kita bisa banyak menabung untuk bayi kita nanti” tangan aldi mengelus-eleus perut alya sambil merasakan gerakan jabang bayi yang bersemayan di dalamnya.
“iya kang aldi, tapi sebentar saja ya… aku capek seharian mencuci baju tetangga”
“iya sayang, akang akan lakukan pelan2 saja biar bayi kita tidak bangun” kata aldi sambil membuka handuk yang dipakai istrinya. Kini istrinya telah bertelanjang bulat. Aldi yang hanya memakai cawat pun membuka cawatnya dari samping agar kontol dan biji pelirnya keluar dan tidak sesak. Aldi memijat buah dada alya yang ranum itu dngan lembut. Sesekali diurutnya putting susu alya sehingga air susu alya memancar keluar.
“ah.. rupanya kau sudah punya air susu sayang” kata aldi sambil mencium leher alya.
“kang aldi, itu untuk bayi kita nanti. Kang aldi ngga boleh minum ya..” kata alya nakal.
“tapi saat ini aku akan memerah air susumu. Kata orang kalau sering diperah saat hamil, air susunya akan banyak nanti” kemudia aldi memerah air susu alya beberapa saat hingga dada dan perut alya serta tangan aldi basah oleh air susu. Kemudian aldi berhadapan dengan alya, aldi menyedot nyedot buah dada alya sekaligus menciuminya dengan ganas. Alat vital aldi telah menegang sempurna dan cairan madzi sudah tampak di ujungnya.
Setelah puas memainkan buah dada alya, kini aldi memijat lembut perut alya yang sedang mengandung anak aldi. Sesekali aldi menciumi perut alya dengan penuh cinta. Ia sangat menyayangi bayi yang masih berada dalam kandungan alya itu.
Aldi membaringkan alya di kasur. Kemudian aldi mulai memasukkan batang kelelakiannya ke vagina alya dengan pelan2. Digenjotnya dengan lembut vagina alya. Mereka berdua mulai merintih merasakan nikmat. Mereka bercinta saling berpagutan sekian lama hingga alya mencapai orgasmenya. Aldi belum mencapai ejakulasi, tapi jam sudah menunjukkan pukul 8 kurang. Ia harus segara bergegas menuju gudang untuk bekerja. Kontolnya belum puas bercinta. Ia belum mengeluarkan air mani setetespun selama 2 minggu ini.

 Sampai di gudang sudah ada yadi yang memang merupakan satpam di gudang itu. Dia lihat yadi hanya memakai seragam celananya saja. Tapi ia bertelanjang dada.
“eh, kang aldi..”
“kok Cuma pakai celana?”
“ngga apa2 kang, panas. lagipula kan kita di dalam gudang. Gudangnya dikunci dari dalam kang.”
“itu apa?”aldi sambil menunjuk HP yadi yang masih menyetel bokep.
“oh, sebenarnya tadi saya mau ngocok kang. Tapi kang aldi dating.”
“ngga usah malu. Kan kita sesama laki laki. Kalau mau kita ngocok bareng juga ngga apa-apa…” ujar aldi.
“boleh-boleh, ide bagus kang”
Yadi adalah satpam baru yang berusia 20 tahun. Tubuhnya cukup kekar meski tak sebesar tubuh aldi. Dia adalah adik kelas aldi saat SMA. Meski tak setampan aldi tapi yadi cukup menarik secara fisik. 



Kemudian perlahan aldi membuka seluruh pakaiannya kecuali celana kancutnya. Sedangkan yadi telah bertelanjang bulat. Alat vital yadi yang sudah menegang sejak tadi memiliki panjang 17 cm dan diameter 3,5 cm. memang tak sebesar milik aldi tapi kontolnya sangat berurat. Yadi terperangah ketika aldi telah mencopot celana dalamnya hingga telanjang bulat. Kontol aldi begitu perkasa sehingga yadi agal minder dibuatnya.
“wah, punya kang aldi besar sekali… yadi jadi malu. Punya yadi lebih kecil”
“tapi punyamu sudah cukup besar kok. Kamu baru 20 tahun pasti bisa dibesarkan lagi.
“emang masih bias dibesarin ya kang?”
Tentu, kalau kamu mau aku bias memijat alat vital kamu, kan lumayan kalau tambah 2 atau 3 senti.”
Wah, mau dong kang,,
Baik, sekarang kamu terlentang di tumpukan beras sana.
Kemudian yadi yang telah bertelanjang terlentang di atas tumpukan beras. Aldi pun mengelus buah zakar yadi yang menggantung karena udara cukup panas.
Biji zakarmu agak keras, sudah lama ngga ngentot ya? Kata aldi sambil memijat ringan buah pelir yadi.
Iyang kang, sudah 3 bulan ngga ngentot. Padahal di kampung saya baru seminggu kawin sama neneng tapi harus langsung merantau ke sini karena butuh biaya kang. Si neneng belum sempat saya bikin bunting. Kang aldi mah enak bininya dekat, bias ngentot tiap hari.
Hehehe… iya juga sih. Rupanya kamu pengen cepat cepat bikin istrimu bunting ya?
Iya kang aldi. Saya udah ngga sabar pengen punya anak.
Tenang saja, buah pelirmu akan aku pijat supaya subur. Dijamin tokcer deh. Nanti kalau kamu pulang kampung si neneng bakal bunting dalam sekali tembak. Hehehe..
Aldi mulai memijat buah zakar yadi. Yadi merintih setiap kali aldi memberikan tekanan ke buah zakar yadi.
Kau tenang saja, memang agak sakit. Sebagai lelaki sejati kau harus kuat, kan calon bapak harus tangguh. Aldi memotivasi yadi.
Kontol yadi menegang penuh saat aldi memijat buah zakarnya. Air madzi pun beberapa kali menetes dari ujung kemaluan yadi. Kemudian aldi gentian memijat kontol yadi. Yadi pun kelojotan menahan nikmat saat aldi mengurut kontolnya secara kontinyu. Yadi menahan kenikmatan yang amat sangat di kontolnya. Ia ingin ngecrot tapi sebagai lelaki sejati ia tak mau begitu mudahnya ejakulasi meski beberapa kali air madzinya terpancut.
Akhirnya setalah setengah jam sesi pemijatan itu berakhir. Yadi lega ia tak muncrat di tangan aldi. Kemudian ia beristirahat tiduran di atas tumpukan beras dengan aldi yang juga terlentang di sampingnya telanjang bulat.
Tak terasa 3 jam mereka berdua ada dalam gudang itu. Dan ketika bangun mereka terkejut karena dikelilingi beberapa orang salah satunya juragan jarot.
“hahaha.. rupanya mereka berdua keenakan tidur telanjang di sini.
Maaf den saya tidak sengaja. Saya tidak menjaga gudang dengan baik.” Aldi memelas kepada jarot takut ia marah karena tertidur di gudang dalam keadaan bugil pula.
Jangan khawatir aku memang akan menyuruh kalian berdua telanjang.
Apa maksud aden? Aldi penasaran.
Kontrak yang kalian berdua tanda tangani bukanlah kontrak kerja tapi kontrak bahwa kalian berdua mengabdi kepadaku sebagai budak dan aku akan memberikan banyak uang sebagai imbalannya.
Aldi dan yadi terkejut karena mereka berdua begitu bodoh menandatangani kontrak tanpa membacanya. Tiba2 anak buah jarot menyekap dan mengikat mereka tanpa mereka berdua bisa melawan.
Aldi yang kini hanya memakai kancut terikat dengan tali tambang.  Dia terkat dalam bentuk X dimana kaki dan tangannya terentang lebar. Jarot dengan muka sadis menelus kemaluan aldi yang masih terbungkus cawat. “bini loe lagi bunting ya? Pantas aja dia gampang bunting, kontol loe gede dan biji kontol loe besar, pasti air mani loe banyak.”
“jangan den, jangan pegang kontol saya!” aldi memelas.
“Diam loe!!! Sekarang loe udah jadi budak gue!!” bentak jarot.
“Karim, sobri, hajar dia!!!” perintah jarot kepada anak buahnya. Aldi yang terikat itu menerima pukulan di wajah. Kemudian mereka memukuli perut aldi yang sixpack hingga memerah secara betubi tubi. Mereka juga menedang punggung dan kaki aldi. Sesaat kemudia mereka berhenti menghajar aldi. Yang dirasakan aldi saat ini hanyalah nyeri di sekujur tubuh.
“hahaha… pasti sakit dihajar tanpa bisa melawan. Sekarang tinggal satu bagian yang harus gue hukum habis-habisan.” Kemudian jarot mengelus-elus buah zakar aldi yang terbungkus cawat. Dia membuka cawat aldi dari samping hingga terpampanglah kedua buah kelelakian aldi yang besar. Di elus-elusnya kantung keturunan aldi itu. “aahh.. apa yang mau aden lakukan ke biji saya?”
“diam kau!! Kau punya buah zakar yang besar. Dan gue rasa biji loe udah keras karena loe lama ngga ngentot dengan bini loe.  Pasti loe lama ngga ngecrot.” Kemudia jarot meremas remas biji zakar aldi dengan kasar
“aaaargghh… ampun den.. ampun.. jangan remas.. sakit… aahh…” aldi kesakitan.
“rasakan itu, aku hanya ingin memaksa benih calon anak-anakmu yang masih dalam biji peler untuk segera keluar. Hahaha…”kata jarot dengan sadis
“ampun den.. jangan siksa alat vital saya…”
Menyiksa alat vital ya. Ide bagus, gue emang mau menyiksa alat vital loe yang gede ini. Secara tiba2 jarot melayangkan lututnya menghantam kedua buah pelir aldi.
Aaarrgghhh….!!! Aldi merasakan kesakitan saat buah pelirnya dihantam kaki jarot.
Hahaha.. kasihan pasti biji pelir loe bakal susah bikin pejuh lagi. Kata karim sadis.
Kemudian jarot merenggut paksa cawat yang dipakai aldi hingga akhirnya aldi telanjang bulat. Kontolnya yang setengah tengah terlihat menjuntai dhiasi buah zakar yang besar. Kemudia jarot menyuruh sobri untuk memegangi  kontol aldi agar ia bisa dengan mudah menjadikan buah pelir aldi sebagai sasaran kekejamannya.
Jarot mengelus elus kedua buah pelir aldi dengan lembut sementara sobri memegang kontol aldi dari belakang sambil sesekali mengocoknya. Karena kocokan tersebut kontol aldi menegang kuat. Dan jarot pun tercengang melihatnya. Dia pun semakin bergairah untuk menyiksa aldi. Kemudian sobri yang juga sudah bertelanjang bulat mengocok kontolnya yang berukuran 16 cm hingga tegang. Ia arahkan tepat di lubang anus aldi. Da jleb… “aaaarrgghhh…” aldi berteriak kesakitan saat kontol sobri menusuk anusnya. “hahaha… sebenarnya gue ingin memperkosa bini loe tapi dia lagi bunting, nanti kalau dia keguguran bisa repot gue. Hahaha..”
Sementara jarot dia merenggut dengan kasar buah zakar aldi dan kemudian meremasnya kuat kuat. Sementara itu tangannya yang satu menampar nampar kontol aldi yang tengah ereksi penuh.
“aaaarrggggggghhhh…….!!!!” Aldi merintih kesakitan saat alat vitalnya disiksa dengan kejam.
“nih, rasakan. Gue siksa kemaluan loe. Sekalian gue bikin loe KB… loe pasti ngga bakal bisa buntingin bini loe lagi. Hahaha…”
Setelah remasan dan tamparan bertubi tubi itu, jarot melepaskan alat vital aldi. Alat vital aldi terasa amat sakit. Buah zakarnya terasa ngilu sedangkan kontolnya memerah akibat ditampar tampar. Siksaan tak berakhir sampai di situ setelah sobri puas mengentot aldi smp muncrat di anusnya karim datang dengan membawa sesuatu. Ia membawa sebuah tongkat kecil yang elastic. Di ujung tongkat tersebut terpasang semacam bola karet. Tanpa segan ia memukulkan ujung tongkat itu ke buah zakar aldi yang barusaja disiksa oleh jarot.
“AARGGGHHH…” aldi memekik kesakitan saat bola di ujung tongkat itu memukul biji pelirnya. Karim menghantamkan bola itu berkali kali ke kedua bola zakar aldi. Dia menghantamkannya ke testis kanan lalu kiri kemudian dua-duanya, begitu terus bergantian hingga buah zakarnya merah agak membengkak baru ia menghentikan siksaannya. Air mata aldi meleleh, hati dan mentalnya hancur ketika alat vitalnya disiksa habis habisan. Sementara itu sobri terus menerus mengocok batang kelelakian aldi yang besar itu hingga beberapa kali mengeluarkan air madzi.
Sementara itu, yadi mengelami siksaan yang serupa. Ia disiksa oleh gino yang memasukkan batang besi ke lobang kencing yadi. Batang besi itu ditarik kemudian dimasukkan berkali kali. Lobang kencing yad terasa terbakar. Tak lama kemudian gino menampar-nampar buah pelir yadi ke kanan dan kiri.
“aaargghhh… ampun bang.. ampuun…!!”
“rasakan… teman loe itu lebih beruntung karena bininya sudah sempat dia buntingin. Sedangkan kau belum sempat bikin bunting wanita tapi alat vitalmu sudah aku siksa dengan brutal. Berdoa saja kalau habis ini kontol dan kantong menyanmu itu masih berfungsi.
Kemudian setelah puas menampar nampar buah zakar yadi, ia mengikat buah zakar yadi dengan tali kemudian ia menggantunginya dengan pemberat timbangan 2 kilogram. Yadi memekik kesakitan. Di saat yang bersamaan gini mengocok kontol yadi dengan kasar. Yadi pun kelojotan menikmati kenikmatan sekaligus kesakitan yang amat sangat.
Sementara itu karim yang puas menghantamkan tongkatnya kea lat vital aldi telah bergati dengan jarot yang membawa kotak kecil sebesar HP. Ternyata itu adalah alat penyetrum.
“nih buat keturunan loe yang masih bersemayam di kantong menyan!” kata jarot sambil mengarahkan setruman kea rah buah zakar aldi.
“AAARRRRGHH…..!!!” aldi berteriak kesakitan saat alat penyetrum itu menyetrum bagian paling vital dari kejantanannya. Setruman itu membuat kontol aldi menegang amat kuat. Otot2 di seluruh tubuh aldi yang basah oleh keringat itu menjadi tegang. Dan tiba2 kontol aldi muncrat. Banyak sekali sperma bercampur bercak darah yang ia keluarkan. Sementara itu yadi diestrum dengan cara yang sama hingga kontolnya muncrat banyak sekali. Akhirnya kedua pemuda gagah perkasa itu lunglai lemas setelah alat kejantanannya disiksa secara brutal.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.