oleh Danny Perkasa pada 12 Oktober 2011 pukul 19:14 ·
Tomi, seorang pria berusia 22 tahun. Dia adalah seorang atlit boxing yang cukup
terkenal. Prestasinya memenangkan beberapa kompetisi nasional menyebabkan
banyak gadis yang mengenalnya. Wajar jika ia menjadi idola para gadis. Wajahnya
yang tampan, belum lagi dengan tubuhnya yang kekar proporsional. Belum lagi
alat vitalnya yang besar dan perkasa. Tomi memiliki kehidupan yang cukup bebas.
Ia seringkali melakukan hubungan intim dengan gadis-gadis yang ia kencani.
Suatu hari ia berpacaran dengan seorang gadis yang bernama vini. Tapi baru kali
ini tomi serius pada seorang gadis. Biasanya tomi memakai kondom saat melakukan
sex dengan gadis-gadis yang ia kencani, kalaupun ngecrot tanpa kondom
pasti tidak ia lakukan dalam memek gadis itu. Tapi dengan vini lain, ia
berhubungan intim tanpa memakai kondom, dan lebih parahnya lagi ia sengaja
mengeluarkan pejuhnya dalam rahim vini, akibatnya saat ini vini sedang
mengandung anak tomi. Tomi amat mencintai vini sehingga ia ingin segera
menikahinya. Ia ingin segera membangun rumah tangga bersama vini dan anak yang
sedang vini kandung.
Hari ini seharian tomi berlatih di sasana-nya. Sorot matahari telah menunjukkan
waktu petang hari. Dan beberapa temannya telah pulang. Tomi yang hanya ditutupi
handuk sedang mengantri untuk mandi. Entah kenapa hari ini terasa agak janggal.
Beberapa orang yang tak dikenal mondar-mandir di depan sasana-nya. Akhirnya
tomi mandi sedangkan teman-temannya telah pulang. Tomi sengaja mandi yang
terakhir karena ia yang tinggal bermukim di sasana tinju itu. Sasana tinju itu
milik pelatihnya, tapi diamanahkan kepada tomi karena rumah sang pelatih
kebetulan cukup jauh. Dan selain itu tomi adalah perantau dari Sumatra,
tentunya ia senang tinggal di sasana tinju tanpa harus membayar karena biaya
tempat tinggal/kos amatlah mahal. Sasana tinju itu terletak di pinggiran kota,
agak jauh dari pemukiman warga karena berada di kaki bukit.
Tempat mandi sasana tinju itu kebetulan outdoor dan hanya ditutupi tembok
setinggi dada orang dewasa, itupun tanpa pintu. Vini yang sedari pagi
menemani tomi pun kini hanya memakai handuk. Tubuhnya cukup molek meski
perutnya agak membuncit karena tengah mengandung 4 bulan, buah cinta tomi. Tomi
yang sedang dalam keadaan telanjang di dalam kamar mandi itu memandangi tubuh
vini dengan penuh nafsu. Tanpa sungkan vini melepas handuk yang menutupi tubuh
sintalnya sambil memasuki kamar mandi untuk mandi bersama tomi. Tomi yang
sedari tadi konak langsung menciumi bibir vini sambil tangan kanannya membelai
perut vini yang sedang mengandung buah cintanya, sedangkan tangan kirinya
memijat buah dada vini yang cukup montok dan terlihat sedikit bengkak karena
tengah hamil.
Mereka berdua dalam keadaan basah dan mengkilat akibat sabun berpagutan dengan
mesra. Sesekali tomi mencumbu leher vini hingga vini mendesah desah. Kemudian
tomi menghisap buah dada kanan vini disedotnya kuat2 hingga vini merintih
kenikmatan. Tomi terlihat menikmati cairan susu yang menetes keluar dari
putting susu vini. Sesekali digigit-gigit kecil putting susu vini yang membuat
vini semakin terbakar birahi. Lelaki seperti tomi memang perkasa dan mampu
membuat wanita terangsang hebat. Setelah buah dada kanan gentian buah dada kiri
yang menjadi korban keganasan mulut tomi. Dihisapnya pauyudara vini bergantian
kiri dan kanan.
Setelah beberapa saat tomi beralih membelai dan menciumi perut vini yang agak
membuncit. Dalam hati tomi merasa bangga sebentar lagi akan segera menjadi
seorang ayah. Perasaan yang sangat membanggakan bagi seorang lelaki sejati.
Ditempelkannya telinga tomi ke perut vini untuk mendengar bayi yang ada dalam
kandungan vini. Gerakan-gerakan sang jabang bayi belum terasa, mungkin karena
kehamilan vini masih muda. Dalam bayangan tomi, pasti anak ini adalah hasil
ngentot dia 4 bulan yang lalu saat ia dan vini bercinta hebat di ring tinju
dalam sasana.
Waktu itu tomi barusaja memenangkan
kompetisi tinju secara TKO. Dan saat ia pulang ia merasa sangat bergairah
meskipun habis bertarung karena pelatihnya sengaja memberinya obat perangsang
cukup banyak sebelum pertandingan. Pelatih tomi adalah teguh, seorang pelatih
tinju professional yang juga mantan petinju berusia 34 tahun. Seorang ayah
beranak 5. Anaknya banyak karena semasa ia masih menjadi atlet tinju ia sering
dicekoki obat perangsang, terutama suplemen penambah volume sperma agar lebih
agresif di ring tinju. Tentunya efek samping dari obat ini adalah horni dan
kualitas sperma lebih subur. Wajar jika tomi membuat vini hamil. Saat itu tomi
sangat bergairah sehingga ia bercinta dengan buas karena selama seminggu
sebelum pertangdingan ia tidak diperkenankan mengeluarkan spermanya oleh
pelatih demi menjaga stamina.
Terlebih lagi, teguh yang juga memiliki ketrampilan memijat itu setiap sore
memijat alat vital tomi. Kontol tomi yang sepanjang 18 cm itu menjadi perkasa
karena tidak lepas dari penanganan teguh. Buah zakar tomi yang juga sebesar
telur ayam selalu dipijat oleh teguh hampir setiap 2 hari sekali. Seluruh anak
didik teguh selalu dipijat buah zakarnya yang bertujuan agar merangsang hormon2
dan pementukan sperma yang berlimpah sehingga petinju menjadi lebih agresif dan
trengginas. Oleh karena itu ada aturan tak tertulis yang sangat tegas di sasana
tinju itu: tidak boleh memakai celana dalam/sempak kecuali pelindung alat
vital! Celana dalam yang ketat akan membuat aliran darah di sekitar kemaluan
akan terganggu sehingga tidak baik untuk kesuburan. Itu berlaku untuk semua
anggota termasuk pelatih dan anggota yang masih sangat muda. Kebetulan di
sasana tinju itu ada beberapa anak yang berusia 12 smp 16 tahun.
Setelah puas membelai dan
memanja-manja perut vini yang tengah hamil muda mereka bergegas membasuh tubuh
mereka dan menyelesaikan mandi. Setelah mengeringkan badan, dalam keadaan
telanjang bulat tomi menggendong vini yang juga telanjang bulat masuk ke balai2
yang ada di halaman sasana tinju tersebut. Terlihat kontol tomi yang besar
dalam keadaan setengah ereksi bergoyang ke kanan dan kiri. Sedangkan buah
zakarnya yang montok membulat menggantung naik di pangkal kontolnya karena
terkena air dingin kamar mandi. Tomi meletakkan vini terlentang di balai2
tersebut. Mereka kembali bercumbu, berpagutan sambil saling meremas-remas. Dua
insane sejoli ini sungguh sedang terbakar birahi. Vini memposisikan tubuhnya
miring sedangkan tomi memeluknya dari belakang sambil tangan kanannya meremas
buah dada kanan vini dan tangan kirinya membelai kandungan vini penuh kasih
sayang. Tak lupa pula tomi menjilat jilat tengkuk vini.
Setelah puas saling meremas. Kini giliran vini mengocok batang kelelakian tomi
yang saat ini telah ereksi penuh. Panjanganya 18 cm, diameternya cukup besar
dan penuh urat2 yang membuatnya tampak gagah perkasa.sesekali vini menghisap
batang kontol tomi. Tomi merasakan dirinya melayang dalam nikmat. Dalam
benaknya ia merasa bahwa ia sangat beruntung menjadi lelaki yang amat perkasa.
Setelah vini merangsang kontol tomi kini giliran tomi yang merangsang vagina
vini. Tomi memijat mijat area bibir vagina vini yang terlihat mulai basah oleh
rangsangan2 nikmat. Tomi menjilat jilat bibir vagina vini hingga vini
menggelinjang kenikmatan.
Sementara itu di pojokan sasana tinju beberapa laki-laki sedang mengintai
mereka berdua. Rupanya itu adalah rico dan teman-temannya. Rico yang merupakan
petinju juga amat dendam kepada tomi karena tomi pernah mengalahkannya TKO
sehingga rico kehilangan gelarnya sebagai juara bertahan. Rico merupakan anak
orang kaya berusia 24 tahun. Ia membayar beberapa temannya untuk melakukan
balas dendam kepada tomi. Ia tahu jika tomi hanya tinggal sendiri di sasana
tinju itu dan ia ingin melakukan pembalasan dendam pada malam hari saat ia
sendirian. Tapi di luar dugaan ternyata ia tengah bercinta bersama dengan
kekasihnya. Rico yang lama tidak berhubungan badan menjadi sangat horni saat
mengawasi mereka berdua. Dua sejoli yang cantik dan tampan tengah memadu kasih
di bawah pohon jambu. Tiba2 ia memiliki ide lain untuk mengerjai tomi


No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.