oleh Danny Perkasa pada 3 Juli 2011 pukul 1:39 ·
bima terikat dengan hanya mengenakan
kancut tipis berwarna hijau muda. Tubuhnya yang kekar dan coklat itu tampak
berkeringat hingga mengkilat. Wajahnya yang tampan tampak kelelahan akibat
menahan berat di tangannya. Dia terikat dalam bentuk X sehingga beban tubuhnya
ada di tangannya. Kancutnya yang kecil itu rasanya hampir tak muat menutupi
alat vitalnya yang besar itu. Kontolnya yang sepanjang 18cm saat ereksi,
sedangkan biji zakarnya sebesar telor ayam kampung. Saat ini alat vitalnya itu
dalam keadaan lemas akibat rasa lelah yg dialami bima. Barusan bima dicambuk
oleh algojo.
Malam ini dia dihukum atasannya
karena melakukan pelanggaran militer. Dia ketahuan menghamili pacarnya. Saat
ini pacarnya itu tengah mengandung 3 bulan dan menunggu bima menikahinya.
Seorang atasan bima ditunjuk menjadi algojo yang akan menyiksa bima.
![]() |
| ilustrasi bima |
“Jadi ini ya barang yang loe pake
buat buntingin pacar loe yang lonthe itu?” kata algojo itu dengan sadis
“pacar saya bukan lonthe”
“diam kau” bentak algojo itu sambil
memukul perut bima yang sixpack itu.
“aarrhh….” Bima merintih kesakitan
saat pelatih itu memukul perutnya bertubi-tubi.
“hahaha… gue mau tau gimana raanya
kalo alat vital loe yang gue tinju.” Algojo itu tiba2 meninju alat vital bima
yang masih terbungkus cawat.
“AARRGGHH…. “ bima kesakitan akibat
tinju di alat reproduksinya itu.
“heh, itu pantas buat kontol ma biji
peler loe yang udah buntingin anak orang, sakit ya? Harusnya loe dikebiri aja
biar loe impoten. Hahahaaa…” lalu algojo itu mengelus alat vital bima yang
terbungkus cawat. Ia merasakan alat vital bima begitu besar padahal baru
setengah ereksi. Ia lalu mengelus-elus alat vital bima hingga kontolnya sedikit
mengembang. “ gede juga kontol loe, pantas itu lonthe bisa bunting, biji peler
loe gede juga, pasti benih loe banyak”, kata algojo itu sambil mengelus kedua
buah zakar bima yang terbungkus cawat.” Sekarang loe bakal tahu apa yang bakal
gue lakukan kea lat vital loe itu…” kata algojo itu dengan nada sadis. Algojo
itu kemudian membuka cawat bima dari samping sehingga terkuaklah kedua biji
zakar bima yang besar2. Kemudian dia menimang-nimang kedua buah zakar bima,
lalu memijatnya lembut.”jadi di sini ya benih calon anak2 loe disimpan?
Kemudian secara tiba2 algojo itu meremas kedua buah zakar bima.
“AARRRGGH…..” bima berteriak
kesakitan saat tangan kasar algojo itu meremas kedua buah pelirnya.
“rasakan… hahaha..”
Kemudian algojo itu melepas dengan
kasar cawat bima sehingga bima saat ini benar2 dalam keadaan telanjang bulat.
Tubuh kekarnya yang nyaris seperti atlet binaraga itu tampak kencang. Kontolnya
yang besar itu tampang setengah tegang, sedangkan kedua buah zakarnya
mengantung lemas di bawah kontolnya karena hawa panas dalam sel tahanan.
Algojo itu pun dating membawa kotak
besar. Saat ia membuka kotak itu terkuak sudah apa saja isinya. Kotak itu
berisi alat2 penyiksaan yang biasa digunakan untuk mengintrogasi tahanan.
Algojo itu kemudian mengambil
sesuatu dari kotak tersebut. Kemudian algojo itu mengikat buah zakar bima yang
mengantung itu sehingga buah zakar bima tertari agak jauh dari pangkalnya. Lalu
algojo itu mengantungkan sesuatu di buah zakar bima yang ternyata adalah sebuah
pemberat 1 kilogram. Bima pun lalu merintih menahan ngilu di buah zakarnya.
Alogojo itu hanya mendiamkannya selama 10 menit dan melihat bima merasa
tersiksa dengan pemberat di biji pelernya. Kemudian algojo itu menambah lagi
beban 1 kilo lagi di buah zakarnya, bima semakin terlihat menderita. Setiap 10
menit algojo itu menambah 1 kilo beban di kantung keturunan bima.setelah 1 jam
beban di buah zakar bima mencapai 6 kilogram dan bima memohon mohon agar tidak
ditambah lagi. Bima merasa buah zakarnya terasa mau pecah. Yang dipikirkannya
saat ini hanyalah ketidakpastian nasib buah zakarnya yang merupakan modal untuk
menghasilkan keturunan.
“hahaha… gimana rasanya? Pasti
rasanya biji loe mau meledak ya? Gue sengaja menyiksa biji peler loe, gue mau
kebiri loe pelan2 supaya loe ngga bisa buntingin cewek. Dan loe tahu apa yang
akan terjadi kalo buah zakar loe rusak? Loe ngga bisa punya anak lagi, moga2
janin di perut pacar loe selamat sampek lahir, karena itu bakal jadi anak
terakhir yang loe hasilkan. Hahaha… dan loe tau hal yang lebih buruk kalo biji
zakar tersayang loe rusak, loe juga bakal impoten, kontol loe yang gede itu
Cuma bakal jadi daging lemas, loe jadi banci. Hahaha…” algojo itu mengancam
dengan wajah sadis.
“aaarrrrgghhhh….. jangan…. Jangan
siksa buah zakar saya, saya mau menikah, jangan buat saya impoten… aarrgghhh…
lepaskan buah zakar saya… ammpuunn.. jangan… aaarrrgghhh…. “
Lalu secara mendadak algojo itu
melepaskan semua beban di biji peler bima. Buah zakar bima terasa amat ngilu,
algojo itu juga melepaskan ikatan di buah zakar bima. Algojo itu tiba2
tersenyum sadis saat melihat alat vital bima yang menegang akibat siksaan tadi.
Sebelum penyiksaan dilakukan memang pelatih bima telah memasukkan obat
perangsang dalam minuman bima. Bima sendiri selalu merawat alat vitalnya dengan
memijatnya secara teratur setiap pagi dan sore, selain itu bima rajin minum
suplemen penambah sperma. Niat bima meminum suplemen itu adalah agar kelak saat
menikah ia dengan mudah memiliki keturunan, tetapi kenyataannya malah membuat
pacarnya hamil sebelum mereka mencapai jenjang pernikahan.
“loe pikir Cuma sampai di sini doing
ya? Masih ada siksaan yang lebih hebat lagi” bentak algojo itu sambil menampar
nampar kontol bima yang sedang ngaceng itu.. kontol bima yang besar itu
terbanting ke kiri dan kanan seiiring dengan tamparan algojo itu kea lat
vitalnya. “hahaha… mampus loe!! Begini rasanya klo kontol oe gue siksa, sukur
kalo kontol loe bisa impoten!!”
“Aaaargghh… sakit… jangan…
aargghhhh…!!!” bima kesakitan menahan ngilu di kontolnya yang besar itu.
Kontolnya yang terpental ke kiri dan kanan itu mulai mengeluarkan cairan madzi
hingga ujung kontolnya basah. Setelah 10 menit algojo itu menghentikan
tamparannya. Kemudian dia kembali mengelus elus biji zakar bima yang mengantung
itu dansambil tersenum sadis algojo itu menggenggam kedua buah zakarnya dengan
kuat lalu menariknya secara tiba2, kontan bima berteriak kesakitan.
“AARRRgghh…!!! Jangan rusak buah zakar saya!! Jangan rusak kantung keturunan
saya!!! Aaarrrgghhh…!!! Kemudian algojo itu memasang konektor dan kabel ke biji
zakar bima, tidak lupa kontol bima tepat di bagian bawah kepala kontolnya yang
mengkilap itu. Sejurus kemudian dinyalakanlah listrik kea lat vital bima, bima
hanya bisa mengaduh kesakitan saat alat vitalnya disiksa.
![]() |
| ilustrasi bima2 |
“tamat kontol loe!!! Pasti habis gue
siksa biji peler loe mogok bikin sperma. Kelak bini loe ngga bakal bunting
meski loe entot tiap hari karena biji peler loe mandul… hahaha “ algojo itu
tertawa sadis saat bima berteriak kesakitan sampai menangis. Hatinya hancur membayangkan
alat reproduksinya akan dihabisi oleh algojo itu. Setelah 10 menit diestrum,
alogojo itu lalu melepas semua kabel konektor. Kontol bima tampang tegang
kemerahan, sedangkan biji zakarnya mengantung jauh. Dengan cepat kemudian
algojo itu memegang buah zakar bima dengan masing2 tangannya. Lalu buah zakar
bima diremas kuat kuat. Bima pun hanya bisa berteriak kesakitan saat katung
keturunannya disiksa dengan kejam oleh tangan kasar itu. Setelah seperempat jam
diremas remas buah zakar bima dilepaskan kembali.
Tidak lama setelah itu algojo itu
mengocok kontol bima yang keras dan kemerah merahan. Ujung kontol bima berkali
kali meneteskan air madzi. Bima meleguh kenikmatan tapi tidak lama karena
tangan algojo yang satunya menampar nampar kedua buah zakar bima secara
horizontal dan vertical bergantian, bima kembali berteriak kesakitan. Buah
zakar bima tampak membengkak dan kemerahan akibat disiksa berkali kali. Setelah
5 menit ditampar biji zakarnya sambil dikocok batang kelelakiannya,tiba2 kedua
testis bima yang tadinya menggantung naik mendekati pangkal kontol, algojo itu
tahu sebentar lagi bima akan ejakulasi. Lalu untuk terakhir kalinya algojo itu
meninju tepat di kedua buah zakar bima, tubuh kekar bima menegang kuat dan
wajahnya menahan rasa sakit dan nikmat bersamaan, dan pada saat hampir
bersamaan bima muncrat mengeluarkan benihnya yang sangat banyak. Sperma itu
tampang agak kemerahan karena bercampur darah akibat cedera di buah zakarnya.
Setelah selesai ejakulasi, bima ditinggalkan sendiri dalam sel oleh algojo itu.
Yang tersisa hanyalah ceceran sperma yang amat banyak di lantai dan bima dengan
alat vitalnya yang cedera.


No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.