Saturday, June 15, 2013

Tomi Sang Petinju (bagian 2)



oleh Danny Perkasa pada 13 Oktober 2011 pukul 4:24 ·

 
Tomi yang dalam keadaan birahi itu kemudian menggendong vini dalam keadaan telanjang menuju ruangan sasana tinju. Ia membaringkan vini di atas sofa. Kontolnya yang ngaceng berat rasanya tak sabar lagi menusuk vagina vini yang telah basah karena dicumbu habis-habisan oleh tomi barusan. Diacungkan kontolnya ke arah memek vini, dan akhirnya jleb… masukkan kontol tomi ke dalam vagina vini. Vini merintih keenakan saat tomi menggoyangkan pinggulnya sehingga kontolnya maju dan mundur. Terus terus menggenjot secara pelan tapi pasti. Karena keadaan vini yang tengah hamil tomi tak berani menggenjot memek vini terlalu keras. Mereka berciuman, berpagutan, saling meremas, dan beberapa kali berganti posisi.
Rico dan keenam teman-temannya memperhatikan secara seksama dari balik jendela yang terbuka. Mereka lama kelamaan merasa horny juga. Rico tahu ini saatnya ia beraksi. Tomi yang sedang asik menggenjot vini tidak sadar akan kedatangan rico dan gerombolannya karena ia sebentar lagi merasakan dirinya akan ejekulasi, sementara vini sudah 2 kali mengalami orgasme. Rico mengendap endap menuju mereka berdua sambil membawa tongkat bisbol. Dan saat tomi akan mengalami ejakulasi BUUKK… tomi tak sadarkan diri akibat pukulan tongkat bisbol di tengkuknya. Ejakulasi tomi pun batal.
Satu jam kemudian tomi terbangun. Ia tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Ia telah disekap 7 orang pria. Dia diikat di sebauh kursi di pojokan ring tinju dalam keadaan telanjang bulat. Alat vitalnya telah dalam keadaan setengah tegang terasa masih nikmat karena belum sempat berejakulasi. Dan salah satu orang itu amat dia kenal. Rico, orang yang pernah dia kalahkan di pertandingan. Dan kekasihnya vini terikat di pojokan ring tinju bersama 4 orang yang telah telanjang dan sedang meraba-raba tubuh vini yang diikat dan mulutnya disumpal celana dalam.




“apa yang kalian lakukan padanya? Lepaskan dia..!!”
“hahaha… loe pasti ngga terima kan kekasih loe dicebuli teman2 gue yang mesum?” tanya rico dengan nada kejam.
“ anjing loe..!! lepaskan dia..!!”
“wah, loe berani ngatain gue anjing ya, kalian, garap cewek itu…!!” keempat pemuda yang telah telanjang itu mulai meremas-remas payudara vini. Ada juga yang memasukkan telunjukkanya ke vagina vini sedangkan yang lain menjilati tubuh vini yang berusaha berontak tapi apa daya dia terikat kuat di kursi.
“jangan.. aku mohon jangan sakiti dia, dia sedang hamil, jangan apa apakan dia!!” tomi akhirnya bersaha mengiba pada rico agar tidak menyakiti vini.
“ooohh.. sungguh kejutan dan berita membahagiakan.. ternyata si sexy montok ini sedang mengandung anak jagoan tinju kita ya” rico mendekati vini sambil tangan kanannya mengelus-elus perut vini yang sedikit membuncit. “pantas saja perutnya agak buncit, ternyata ada dede kecil bersemayam di dalamnya. Lihat payudara kekasihmu, sudah bisa meneteskan air susu” rico memandangi puting susu vini yang meneteskan air susu karena teteknya diremas-remas oleh somad.
“kau tentunya tak ingin calon anakmu ini sampai aku sakiti kan?” tanya rico dengan kejam pada tomi.
“baik-baik, aku akan lakukan apapun tapi jangan sakiti dia!!”
“kau janji akan melakukan segala macam perintahku?”
“Iya aku berjanji” aku janji”
“jika kau sampai melawan dan tidak menuruti perintahku aku akan langsung menyuruh anak buahku membuat kekasihmu keguguran. Pastinya loe ngga mau kan kehilangan anak yang amat loe cintai ini” rico sambil mengelus perut vini dengan senyum sinisnya. “baik, fer, lepaskan ikatannya!!” perintah rico pada feri agar melepaskan ikatan tomi.
Tomi yang dalam keadaan telanjang bulat itu pun berdiri tegar setelah lepas dari ikatan di kursinya. Tomi yang berdiri di tengah ring tinju dikelilingi oleh 3 pemuda. Ia ingin sekali melawan tapi tidak mungkin karena vini ada dalam kekuasaan mereka. Mau tidak mau ia harus mengikuti semua keinginan mereka.




“gede juga barang loe, pantas tu perek mau loe buntingin” kata rico sambil menyentil kontol tomi yang setengah tegang itu.
“dia bukan perek!” tomi terlihat marah karena vini disebut perek.
Buukk… sebuah pukulan melayang ke perut tomi. “loe jangan macam-macam ma gue, terserah gue mau bilang apa” sekarang loe jadi budak kami dengan cewe loe sebagai jaminannya. Sekarang pakai boxer ini, gue enek lihat kontol loe.” Rico melayangkan celana boxer kepada tomi yang kemudian dipakai oleh tomi.. kemudian rico juga menyuruh tomi memakai sarung tinju dan ballgag (bola penyumbat mulut) agar tomi tidak berteriak. Sedangkan rico, dia telah melepas bajunya dan hanya mengenakan celana dalam dan sarung tinju.
“dulu loe boleh kalahin gue di pertandingan, sekarang loe ngga boleh melawan kalau gue serang. Gue mau jadiin loe imajinasi gue bisa ngalahin loe. Sejurus kemudian sebuah pukulan melayang ke wajah tomi. Tomi hanya bisa diam dan berusaha tidak melawan. Pukulan demi pukulan rico layangkan ke tubuh tomi, mulai dari kepala dada,wajah, perut kaki dan tangan tak ada yang luput dari tinju rico.
“sekarang bagian terakhir yang gue mau pukul adalah kelamin loe yang perkasa itu.” Kata rico sambil mengelus alat kelamin tomi dengan sarung tangannya. Perasaan tomi tak karuan saat ia tahu alat vital yang sangat ia banggakan akan dipukul oleh tomi. “gue yakin bagian ini akan membuat loe KO, bukan Cuma loe yang KO tapi juga kejantanan loe yang KO ngga bisa ngaceng. Nih rasakan” BUUKK… sebuah pukulan tepat mengenai kemaluan tomi. “uugghh..” tomi hanya bisa mengaduh dalam bahasa yang tak jelas karena mulutnya disumbat. Tomi terjongkok di tengah ring sambil memegangi seangkangannya yang sakit. Sial sekali nasibnya hari ini, ia belum sempat ejakulasi selama 2 minggu karena padatnya pertandingan kini saat ia hampir berejakulasi alat vitalnya malah disiksa penjahat macam rico.
“diki, feri, angkat badannya!!” kemudian 2 orang itu mengangkat paksa tubuh tomi. Tangan tomi ditelikung kebelakang. Kemudian rico memukuli perut tomi yang six pack sempurna secara bertubi-tubi. Rasa sakit dan mual menyerang tomi.
“hahaha… rasakan, sekarang loe akan gue siksa dengan cara yang teramat nikmat. “kemudian rico melucuti celana tomi sehingga kini tomi kembali dalam keadaan telanjang bulat. Lalu rico membelai kontol dan biji pelir tomi. “memang perkasa alat vital loe ini. Gue pengen tahu sekuat apa alat vital yang loe banggain ini”. Kemudian rico membawa seutas tali dan sebotol air mineral 1,5 liter. Diikatkannya tali itu ke pangkal buah zakar tomi. Lalu botol aqua itu dijadikan pemberat biji peler.. “uugghh…” tomi merintih kesakitan saat botol aqua yang telah diikat ke buah zakarnya dijatuhkan oleh rico sehingga buah zakarnya tertarik hebat oleh botol air mineral itu.
“sekarang gue mau loe merangkak mengelilingi ruangan ini seperti anjing! Cepat!!” Bentak rico pada tomi. Tomi menahan rasa sakit di buah zakarnya. Buah zakarnya yang besar dipaksa menarik sebotol air mineral. Buah zakar tomi sampai berwarma biru kemerahan akibat ikatan yang amat kuat dan terikan demi tarikan botol aqua tersebut.
“hahaha… lihat pejantanmu, dia seperti anjing, kata rico kepada vini yang hanya bisa menangis sedang tubuh vini sendiri terus menerus dicabuli oleh tangan2 4 teman rico yang kontolnya sudah ngaceng semua.
Setelah beberapa putaran yang melelahkan akhirnya rico melepaskan ikatan di buah pelir tomi. rico kemudian menyuruh tomi terlentang di tengah ring tinju. Kemudian rico yang memakai sepatu menekan alat vital tomi dengan menggunakan sepatunya itu. Rico menekan alat kelamin tomi cukup kuat sehingga tomi menggelinjang kesakitan. “hahaha… mampus keturunan loe udah jadi sampah, gue injak2 kaya tai…!! “
Setelah puas menghina kelelakian tomi, rico memerintahkan feri dan dan diki memegangi tomi agar bisa berdiri dan tidak bisa berontak. Rico menempatkan wajahnya tepat di depan kemaluan tomi. Tiba2 sebuah tamparan melayang ke buah zakar tomi. “uugghhhhh…” tomi meringis menangis kesakitan saat tangan kasar rico mengenai kanung keturunannya. Kemudian berkali-kali rico menampar nampar buah pelir dan kontol tomi yang ngaceng berat ke kri dan kanan. Setelah beberapa saat kontol dan biji pelir tomi sudah kemerahan.
Sambil tersenyum sadis rico menggenggam pangak buah zakar tomi, kemudian dengan gerakan tiba2 ia menarik buah zakar tomi kuat2. Tomi menggelinjang kesakitan. “hahaha…. Biji pelir loe pantasnya dikebiri… tapi gue ngga semudah itu mengebiri biji kontol loe. Kemaluan loe akan gue habisi pelan2…”




“lihat pacar loe, dia sudah terangsang hebat menerima rangsangan 4 teman gue yang udah ngaceng berat. Kayaknya cewek itu sudah waktunya dientot rame2. Loe tenang aja, kita ngga akan bikin cewe loe keguguran asalkan loe ngga macam2.” Tomi hanya bisa pasrah melihat kekasihnya yang sudah tidak diikat tengah diperkosa ramai-ramai oleh ke empat pemuda itu. Mereka satu persatu mengentoti vagina vini yang hanya bisa merintih sakit dan nikmat. Tomi yang melihat vini sedang dientot mulai terangsang hebat.kontolnya yang sedari tadi ngaceng belum juga ngecrot.
“wow.. loe mau ngentot juga rupanya, gue lupa kalau loe belum sempat muncratin benih loe. Kemudian rico mengambil tas kecil yang tadi ia bawa. Ia mengeluarkan botol kecil yang berisi obat perangsang oles. Perlahan rico mengoleskannya pada ujung zakar tomi, kemudian seluruh batangnya dan juga testisnya. Tomi merasakan kontolnya terangsang hebat, tapi ia dalam keadaan terikat . ia diikat diantara 2 tiang sehingga tubuhnya nyaris berbentuk huruf X.
Rico rupanya tahu bagaimana menyiksa tomi. Ia sengaja membuat tomi menyaksikan vini sedang dientot rame2 dan mengolesi kontolnya dengan obat perangsang. Itu akan membuat tomi tersiksa karena ia terikat sehingga tak bisa menyentuh kontolnya. Tubuhnya yang kekar berotot tampak jantan mengkilat karena peluh yang membasahi tubuhnya. Kontolnya yang berwarna kemerahan tampak gagah ngeceng berat penuh urat2 dengan precum yang membasahi kepala kontolnya.  Air madzi tomi berulang kali keluar dan semakin deras, bahkan sempat memancut seperti air mani karena rangsangan yang hebat. Sedangkan bijinya terlihat naik dan turun karena rangsangan hebat yang membuat tomi ingin ejakulasi tapi tidak mampu.
Vini yang selama berjam-jam dientot bergantian tampak kelelahan. 4 lelaki kekar sudah mulai kelelahan. Kemudian rico dan teman-temanny mengarahkan tubuh vini mengangkang ke arah tomi. “lihat, memek kekasihmu penuh sperma laki laki lain. Dia sudah jadi wanita kotor. Untung saja kau sudah menghamilinya duluan kalau tidak pasti kami yang akan membuatknya bunting. Hahaha…” rico dan teman-temannya tak henti2nya menertawakan tomi.
“Sekarang gue ada hukuman buat loe, tapi tenang, hukuman buat loe akan berasa nikmat sekali dan loe ngga akan lupa seumur hidup. Kemudian rico mengikat pangkal batang kelelakian tomi dengan tapi raffia. Ikatannya cukup kencang sehingga tomi merintih kesakitan. “Angkat cewe itu, arahkan memeknya ke kontol bajingan ini” tomi menyuruh anak buahnya mengangkat vini. Diarahkan memek vini tepat di depan kontol tomi.
“nah loe, sekarang loe boleh ngentot dengan cewe loe, cepat entoti dia…!!” tomi berusaha memajukan pinggulnya agar kontolnya dapat masuk ke liang kenikmatan vini. Tapi rupanya mereka sengaja menaruh vagina vini agar cukup dekat dengan tomi tapi tak cukup dekat untuk dimasuki kontol tomi, mereka hanya ingin menyiksa perasaan tomi saja.
“hahaha… kontol loe yang panjang ternyata ngga cukup panjang buat ngentot memek cewek loe ya.. harusnya tu kontol dipotong aja..!! ayo cepat, entot cewk loe..”
Beberapa kali memek vini didekatkan ke kontol tomi tapi saat tomi berjuang memajukan kontolnya mereka menjauhkan memek vini. Tomi benar2 mengalami frustasi. Selama setangah jam ia hanya disodori memek tapi tidak boleh memasukkan kontolnya.
“sudah teman-teman, lama-lama gue kasihan juga. Dia pasti sudah lama sekali ngga ngentot sama ceweknya. Sekarang masukkan kontol bedebah ini ke memek cewek ini”
Akhirnya kontol tomi diperbolehkan masuk ke memek vini. Rasa nikmat luar biasa dirasakan kontol tomi. Memek vini terasa memijat-mijat kontolnya, terlebih lagi memek vini telah basah kuyup oleh sperma keempat laki-laki itu. Berulang kali tomi menggenjot vagina vini dan tibalah saat tomi untuk mengeluarkan pejuhnya. Tapi tiba2 mereka mencabut kontol tomi secara paksa dari memek vini. Tomi kembali mengalami frustasi.
“hahaha…. Loe ngga boleh ngecrot selain kita yang suruh. Loe udah jadi milik kita termasuk pejuh loe..”
Tanpa disadari rico telah telanjang, begitu juga dengan 2 orang temannya yang belum sempat mencicipi tubuh vini. “sekarang loe perhatikan baik-baik bagaimana gue mengentoti memek cewek loe. Loe berdoa aja moga2 gue ngga bikin kekasih loe keguguran. Hahaha…” kata rico sambil mengelus dengan kasar perut vini. Lalu rico yang telah telanjnag itu mulai memasukkan kontolnya ke vagina vini, menggenjotnya dengan cepat. Beberapa kali ia melenguh kenikmatan saat menggenjot vagina vini.
“uugghh .. oohh.. oohh… memek cewek loe emang nikmat. Rasanya kencang meski sering dientot pake kontol loe yang anjing gedenya. Kalian berempat yang sudah puas mengentoti cewek ini boleh menyiksa keparat itu sesuka kalian...”
Tomi hanya bisa menangisi nasibnya, sementara itu 4 pemuda itu mulai mengerjai tomi. Salah satu dari mereka memasukkan dildo ke anus tomi. Otomatis tomi kesakitan karena tak pernah dimasuki anusnya. Kemudian seorang dari mereka yang gemas dengan kontol besar tomi memukul kontol tomi beberapa kali. Kemudian buah zakar tomi tak henti-hentinya dipukul, dipelintir dan diremas dengan kejam.




Puting susu tomi juga tak luput dari siksaan, putingnya dijepit denga penjepit jemuran. Kemudian, para pemuda itu yang rata2 petinju amatir memakai sarung tangan tinju. Mereka menjadikan tomi sebagai sansak objek pukulan mereka. Mereka tidak meninju di tubuh tomi tapi di bagian kemaluannya. Kemaluan tomi itu berkali- kali ditonjok. Buah zakarnya serasa peach ranah. Kontolnya terasa mau patah. Rasa sakit amat sangat mendera tomi bersamaan rasa nikmat yang ia rasakan saat melihat kekasihnya dientot oleh 3 orang sekaligus.
Beberapa jam kemudian beralalu. Vini terlihat telah pingsan setelah dientot habis-habisan oleh rico dan teman-temannya. Tampak rico dengan bangga berdiri telanjang di depan tomi. Kontol rico yang tidak begitu besar masih belepotan dengan sperma.
“terimakasih atas memek kekasih loe. Rasanya nikmat sekali. Gue ngga nyangka memek wanita hamil rasanya sangat nikmat. Loe ngga usah khawatir kalau pacar loe smp keguguran, toh dia bisa hamil lagi, tapi gue ragu apa loe masih bisa bikin cewek hamil? Lihat aja, buah zakar loe, organ loe yang menghasilkan sperma udah bengkak begitu. Jangan-jangan udah pecah. Kasihan loe ngga bisa punya anak lagi. Tapi tenang, kalo loe butuh bantuan gue buat buntingin bini loe gue pasti datang untuk menggantikan loe yang udah ngga perakasa lagi. Masih mending gue, kontolnya kecil tapi bisa ngentot dan ngecrot. Hahaha... oh ya gue lupa, kan loe belum ngecrot ya daritadi. Gue punya hadiah buah loe. Gue akan bikin loe ngecrot”
tak lama kemudian rico telah memakai sarung tinju. Dia memerintahkan somad untuk memegangi kontol tomi. Buah zakar tomi yang membengkak itu dipukulnya berulang kali. Sedangkan somat mengocok kontol tomi dengan balsam. Rasa sakit dan nikmat bercampu menjadi satu. Setelah rico memukuli buah zakar tomi berulang kali ia melihat buah zakar tomi tidak lagi menggantung tapi sudah naik ke pangkalnya. Tomi akan segera ngecrot. Rico segera melepas sarung tinjunya. Digenggamnya buah zakar tomi pada masing-masning tangannya. Lalu dia meremas-remasnya sekuat tenaga sementara somat masih mengocok kontol tomi. Kemudian CRRRROOOTTTT CCRROOOTTT..CCRROOOTT..... benih kelelakian tomi akhirnya muncrat dalamu jumalh yang amat banyak. Pejuh tomi amat kental berwarna putih dengan bercak2 merah darah akibat cedera di buah zakarnya.
“cukup, lepaskan ikatannya!” tomi pun dilepaskan dari ikatan. Ia langsung tersungkur sambil memegangi kemaluannya yang amat sakit. “gue yakin loe butuh waktu lama untuk pulih dari cedera kelamin loe. Paling ngga gue bisa menjegal karier loe untuk sementara waktu. Hahaha..” tak lama kemudian rico pun pegi dari sasana tinju itu.
Tomi mengalami cedera hebat pada alat vitalnya. Tomi membutuhkan waktu beberapa bulan untuk pulih. Itupun produksi sperma tomi masih belum banyak seperti saat sebelu ia cedera. Ereksinya pun tidak bisa sesempurna seperti dulu lagi. Sedangkan vini meski sempat mengalami pendarahan tapi sang bayi berhasil diselamatkan. Akhirnya mereka menikah bulan berikutnya. Beberapa bulan kemudian anak mereka lahir, laki-laki dan tampan seperti ayahnya. Tapi sayang, sejak kelahiran anak itu vini tak juga hamil lagi meski mereka selalu berhubungan tanpa kondom. Mungkin buah zakar tomi sudah tidak produktif lagi. Ia tak lagi perkasa

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.