oleh Danny Perkasa pada 13 Oktober 2011 pukul 4:24 ·
Tomi yang dalam keadaan birahi itu
kemudian menggendong vini dalam keadaan telanjang menuju ruangan sasana tinju.
Ia membaringkan vini di atas sofa. Kontolnya yang ngaceng berat rasanya tak
sabar lagi menusuk vagina vini yang telah basah karena dicumbu habis-habisan
oleh tomi barusan. Diacungkan kontolnya ke arah memek vini, dan akhirnya jleb…
masukkan kontol tomi ke dalam vagina vini. Vini merintih keenakan saat tomi
menggoyangkan pinggulnya sehingga kontolnya maju dan mundur. Terus terus
menggenjot secara pelan tapi pasti. Karena keadaan vini yang tengah hamil tomi
tak berani menggenjot memek vini terlalu keras. Mereka berciuman, berpagutan,
saling meremas, dan beberapa kali berganti posisi.
Rico dan keenam teman-temannya memperhatikan
secara seksama dari balik jendela yang terbuka. Mereka lama kelamaan merasa
horny juga. Rico tahu ini saatnya ia beraksi. Tomi yang sedang asik menggenjot
vini tidak sadar akan kedatangan rico dan gerombolannya karena ia sebentar lagi
merasakan dirinya akan ejekulasi, sementara vini sudah 2 kali mengalami
orgasme. Rico mengendap endap menuju mereka berdua sambil membawa tongkat
bisbol. Dan saat tomi akan mengalami ejakulasi BUUKK… tomi tak sadarkan diri
akibat pukulan tongkat bisbol di tengkuknya. Ejakulasi tomi pun batal.
Satu jam kemudian tomi terbangun. Ia
tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Ia telah disekap 7 orang pria. Dia
diikat di sebauh kursi di pojokan ring tinju dalam keadaan telanjang bulat.
Alat vitalnya telah dalam keadaan setengah tegang terasa masih nikmat karena
belum sempat berejakulasi. Dan salah satu orang itu amat dia kenal. Rico, orang
yang pernah dia kalahkan di pertandingan. Dan kekasihnya vini terikat di
pojokan ring tinju bersama 4 orang yang telah telanjang dan sedang meraba-raba
tubuh vini yang diikat dan mulutnya disumpal celana dalam.
“apa yang kalian lakukan padanya?
Lepaskan dia..!!”
“hahaha… loe pasti ngga terima kan
kekasih loe dicebuli teman2 gue yang mesum?” tanya rico dengan nada kejam.
“ anjing loe..!! lepaskan dia..!!”
“wah, loe berani ngatain gue anjing
ya, kalian, garap cewek itu…!!” keempat pemuda yang telah telanjang itu mulai
meremas-remas payudara vini. Ada juga yang memasukkan telunjukkanya ke vagina
vini sedangkan yang lain menjilati tubuh vini yang berusaha berontak tapi apa
daya dia terikat kuat di kursi.
“jangan.. aku mohon jangan sakiti
dia, dia sedang hamil, jangan apa apakan dia!!” tomi akhirnya bersaha mengiba
pada rico agar tidak menyakiti vini.
“ooohh.. sungguh kejutan dan berita
membahagiakan.. ternyata si sexy montok ini sedang mengandung anak jagoan tinju
kita ya” rico mendekati vini sambil tangan kanannya mengelus-elus perut vini
yang sedikit membuncit. “pantas saja perutnya agak buncit, ternyata ada dede
kecil bersemayam di dalamnya. Lihat payudara kekasihmu, sudah bisa meneteskan
air susu” rico memandangi puting susu vini yang meneteskan air susu karena
teteknya diremas-remas oleh somad.
“kau tentunya tak ingin calon anakmu
ini sampai aku sakiti kan?” tanya rico dengan kejam pada tomi.
“baik-baik, aku akan lakukan apapun
tapi jangan sakiti dia!!”
“kau janji akan melakukan segala
macam perintahku?”
“Iya aku berjanji” aku janji”
“jika kau sampai melawan dan tidak
menuruti perintahku aku akan langsung menyuruh anak buahku membuat kekasihmu
keguguran. Pastinya loe ngga mau kan kehilangan anak yang amat loe cintai ini”
rico sambil mengelus perut vini dengan senyum sinisnya. “baik, fer, lepaskan
ikatannya!!” perintah rico pada feri agar melepaskan ikatan tomi.
Tomi yang dalam keadaan telanjang
bulat itu pun berdiri tegar setelah lepas dari ikatan di kursinya. Tomi yang
berdiri di tengah ring tinju dikelilingi oleh 3 pemuda. Ia ingin sekali melawan
tapi tidak mungkin karena vini ada dalam kekuasaan mereka. Mau tidak mau ia
harus mengikuti semua keinginan mereka.
“gede juga barang loe, pantas tu
perek mau loe buntingin” kata rico sambil menyentil kontol tomi yang setengah
tegang itu.
“dia bukan perek!” tomi terlihat
marah karena vini disebut perek.
Buukk… sebuah pukulan melayang ke
perut tomi. “loe jangan macam-macam ma gue, terserah gue mau bilang apa”
sekarang loe jadi budak kami dengan cewe loe sebagai jaminannya. Sekarang pakai
boxer ini, gue enek lihat kontol loe.” Rico melayangkan celana boxer kepada
tomi yang kemudian dipakai oleh tomi.. kemudian rico juga menyuruh tomi memakai
sarung tinju dan ballgag (bola penyumbat mulut) agar tomi tidak berteriak.
Sedangkan rico, dia telah melepas bajunya dan hanya mengenakan celana dalam dan
sarung tinju.
“dulu loe boleh kalahin gue di
pertandingan, sekarang loe ngga boleh melawan kalau gue serang. Gue mau jadiin
loe imajinasi gue bisa ngalahin loe. Sejurus kemudian sebuah pukulan melayang
ke wajah tomi. Tomi hanya bisa diam dan berusaha tidak melawan. Pukulan demi
pukulan rico layangkan ke tubuh tomi, mulai dari kepala dada,wajah, perut kaki
dan tangan tak ada yang luput dari tinju rico.
“sekarang bagian terakhir yang gue
mau pukul adalah kelamin loe yang perkasa itu.” Kata rico sambil mengelus alat
kelamin tomi dengan sarung tangannya. Perasaan tomi tak karuan saat ia tahu
alat vital yang sangat ia banggakan akan dipukul oleh tomi. “gue yakin bagian
ini akan membuat loe KO, bukan Cuma loe yang KO tapi juga kejantanan loe yang
KO ngga bisa ngaceng. Nih rasakan” BUUKK… sebuah pukulan tepat mengenai
kemaluan tomi. “uugghh..” tomi hanya bisa mengaduh dalam bahasa yang tak jelas
karena mulutnya disumbat. Tomi terjongkok di tengah ring sambil memegangi
seangkangannya yang sakit. Sial sekali nasibnya hari ini, ia belum sempat
ejakulasi selama 2 minggu karena padatnya pertandingan kini saat ia hampir
berejakulasi alat vitalnya malah disiksa penjahat macam rico.
“diki, feri, angkat badannya!!”
kemudian 2 orang itu mengangkat paksa tubuh tomi. Tangan tomi ditelikung
kebelakang. Kemudian rico memukuli perut tomi yang six pack sempurna secara
bertubi-tubi. Rasa sakit dan mual menyerang tomi.
“hahaha… rasakan, sekarang loe akan
gue siksa dengan cara yang teramat nikmat. “kemudian rico melucuti celana tomi
sehingga kini tomi kembali dalam keadaan telanjang bulat. Lalu rico membelai
kontol dan biji pelir tomi. “memang perkasa alat vital loe ini. Gue pengen tahu
sekuat apa alat vital yang loe banggain ini”. Kemudian rico membawa seutas tali
dan sebotol air mineral 1,5 liter. Diikatkannya tali itu ke pangkal buah zakar
tomi. Lalu botol aqua itu dijadikan pemberat biji peler.. “uugghh…” tomi
merintih kesakitan saat botol aqua yang telah diikat ke buah zakarnya
dijatuhkan oleh rico sehingga buah zakarnya tertarik hebat oleh botol air
mineral itu.
“sekarang gue mau loe merangkak mengelilingi
ruangan ini seperti anjing! Cepat!!” Bentak rico pada tomi. Tomi menahan rasa
sakit di buah zakarnya. Buah zakarnya yang besar dipaksa menarik sebotol air
mineral. Buah zakar tomi sampai berwarma biru kemerahan akibat ikatan yang amat
kuat dan terikan demi tarikan botol aqua tersebut.
“hahaha… lihat pejantanmu, dia
seperti anjing, kata rico kepada vini yang hanya bisa menangis sedang tubuh
vini sendiri terus menerus dicabuli oleh tangan2 4 teman rico yang kontolnya
sudah ngaceng semua.
Setelah beberapa putaran yang
melelahkan akhirnya rico melepaskan ikatan di buah pelir tomi. rico kemudian
menyuruh tomi terlentang di tengah ring tinju. Kemudian rico yang memakai
sepatu menekan alat vital tomi dengan menggunakan sepatunya itu. Rico menekan
alat kelamin tomi cukup kuat sehingga tomi menggelinjang kesakitan. “hahaha…
mampus keturunan loe udah jadi sampah, gue injak2 kaya tai…!! “
Setelah puas menghina kelelakian
tomi, rico memerintahkan feri dan dan diki memegangi tomi agar bisa berdiri dan
tidak bisa berontak. Rico menempatkan wajahnya tepat di depan kemaluan tomi.
Tiba2 sebuah tamparan melayang ke buah zakar tomi. “uugghhhhh…” tomi meringis
menangis kesakitan saat tangan kasar rico mengenai kanung keturunannya.
Kemudian berkali-kali rico menampar nampar buah pelir dan kontol tomi yang
ngaceng berat ke kri dan kanan. Setelah beberapa saat kontol dan biji pelir
tomi sudah kemerahan.
Sambil tersenyum sadis rico
menggenggam pangak buah zakar tomi, kemudian dengan gerakan tiba2 ia menarik
buah zakar tomi kuat2. Tomi menggelinjang kesakitan. “hahaha…. Biji pelir loe
pantasnya dikebiri… tapi gue ngga semudah itu mengebiri biji kontol loe.
Kemaluan loe akan gue habisi pelan2…”
“lihat pacar loe, dia sudah
terangsang hebat menerima rangsangan 4 teman gue yang udah ngaceng berat.
Kayaknya cewek itu sudah waktunya dientot rame2. Loe tenang aja, kita ngga akan
bikin cewe loe keguguran asalkan loe ngga macam2.” Tomi hanya bisa pasrah
melihat kekasihnya yang sudah tidak diikat tengah diperkosa ramai-ramai oleh ke
empat pemuda itu. Mereka satu persatu mengentoti vagina vini yang hanya bisa
merintih sakit dan nikmat. Tomi yang melihat vini sedang dientot mulai
terangsang hebat.kontolnya yang sedari tadi ngaceng belum juga ngecrot.
“wow.. loe mau ngentot juga rupanya,
gue lupa kalau loe belum sempat muncratin benih loe. Kemudian rico mengambil
tas kecil yang tadi ia bawa. Ia mengeluarkan botol kecil yang berisi obat
perangsang oles. Perlahan rico mengoleskannya pada ujung zakar tomi, kemudian
seluruh batangnya dan juga testisnya. Tomi merasakan kontolnya terangsang
hebat, tapi ia dalam keadaan terikat . ia diikat diantara 2 tiang sehingga
tubuhnya nyaris berbentuk huruf X.
Rico rupanya tahu bagaimana menyiksa
tomi. Ia sengaja membuat tomi menyaksikan vini sedang dientot rame2 dan
mengolesi kontolnya dengan obat perangsang. Itu akan membuat tomi tersiksa
karena ia terikat sehingga tak bisa menyentuh kontolnya. Tubuhnya yang kekar
berotot tampak jantan mengkilat karena peluh yang membasahi tubuhnya. Kontolnya
yang berwarna kemerahan tampak gagah ngeceng berat penuh urat2 dengan precum
yang membasahi kepala kontolnya. Air madzi tomi berulang kali keluar dan
semakin deras, bahkan sempat memancut seperti air mani karena rangsangan yang
hebat. Sedangkan bijinya terlihat naik dan turun karena rangsangan hebat yang
membuat tomi ingin ejakulasi tapi tidak mampu.
Vini yang selama berjam-jam dientot
bergantian tampak kelelahan. 4 lelaki kekar sudah mulai kelelahan. Kemudian
rico dan teman-temanny mengarahkan tubuh vini mengangkang ke arah tomi. “lihat,
memek kekasihmu penuh sperma laki laki lain. Dia sudah jadi wanita kotor.
Untung saja kau sudah menghamilinya duluan kalau tidak pasti kami yang akan
membuatknya bunting. Hahaha…” rico dan teman-temannya tak henti2nya
menertawakan tomi.
“Sekarang gue ada hukuman buat loe,
tapi tenang, hukuman buat loe akan berasa nikmat sekali dan loe ngga akan lupa
seumur hidup. Kemudian rico mengikat pangkal batang kelelakian tomi dengan tapi
raffia. Ikatannya cukup kencang sehingga tomi merintih kesakitan. “Angkat cewe
itu, arahkan memeknya ke kontol bajingan ini” tomi menyuruh anak buahnya
mengangkat vini. Diarahkan memek vini tepat di depan kontol tomi.
“nah loe, sekarang loe boleh ngentot
dengan cewe loe, cepat entoti dia…!!” tomi berusaha memajukan pinggulnya agar
kontolnya dapat masuk ke liang kenikmatan vini. Tapi rupanya mereka sengaja
menaruh vagina vini agar cukup dekat dengan tomi tapi tak cukup dekat untuk
dimasuki kontol tomi, mereka hanya ingin menyiksa perasaan tomi saja.
“hahaha… kontol loe yang panjang
ternyata ngga cukup panjang buat ngentot memek cewek loe ya.. harusnya tu
kontol dipotong aja..!! ayo cepat, entot cewk loe..”
Beberapa kali memek vini didekatkan
ke kontol tomi tapi saat tomi berjuang memajukan kontolnya mereka menjauhkan
memek vini. Tomi benar2 mengalami frustasi. Selama setangah jam ia hanya
disodori memek tapi tidak boleh memasukkan kontolnya.
“sudah teman-teman, lama-lama gue
kasihan juga. Dia pasti sudah lama sekali ngga ngentot sama ceweknya. Sekarang
masukkan kontol bedebah ini ke memek cewek ini”
Akhirnya kontol tomi diperbolehkan
masuk ke memek vini. Rasa nikmat luar biasa dirasakan kontol tomi. Memek vini
terasa memijat-mijat kontolnya, terlebih lagi memek vini telah basah kuyup oleh
sperma keempat laki-laki itu. Berulang kali tomi menggenjot vagina vini dan
tibalah saat tomi untuk mengeluarkan pejuhnya. Tapi tiba2 mereka mencabut
kontol tomi secara paksa dari memek vini. Tomi kembali mengalami frustasi.
“hahaha…. Loe ngga boleh ngecrot
selain kita yang suruh. Loe udah jadi milik kita termasuk pejuh loe..”
Tanpa disadari rico telah telanjang,
begitu juga dengan 2 orang temannya yang belum sempat mencicipi tubuh vini.
“sekarang loe perhatikan baik-baik bagaimana gue mengentoti memek cewek loe.
Loe berdoa aja moga2 gue ngga bikin kekasih loe keguguran. Hahaha…” kata rico
sambil mengelus dengan kasar perut vini. Lalu rico yang telah telanjnag itu
mulai memasukkan kontolnya ke vagina vini, menggenjotnya dengan cepat. Beberapa
kali ia melenguh kenikmatan saat menggenjot vagina vini.
“uugghh .. oohh.. oohh… memek cewek
loe emang nikmat. Rasanya kencang meski sering dientot pake kontol loe yang
anjing gedenya. Kalian berempat yang sudah puas mengentoti cewek ini boleh
menyiksa keparat itu sesuka kalian...”
Tomi hanya bisa menangisi nasibnya,
sementara itu 4 pemuda itu mulai mengerjai tomi. Salah satu dari mereka
memasukkan dildo ke anus tomi. Otomatis tomi kesakitan karena tak pernah
dimasuki anusnya. Kemudian seorang dari mereka yang gemas dengan kontol besar
tomi memukul kontol tomi beberapa kali. Kemudian buah zakar tomi tak
henti-hentinya dipukul, dipelintir dan diremas dengan kejam.
Puting susu tomi juga tak luput dari
siksaan, putingnya dijepit denga penjepit jemuran. Kemudian, para pemuda itu
yang rata2 petinju amatir memakai sarung tangan tinju. Mereka menjadikan tomi
sebagai sansak objek pukulan mereka. Mereka tidak meninju di tubuh tomi tapi di
bagian kemaluannya. Kemaluan tomi itu berkali- kali ditonjok. Buah zakarnya
serasa peach ranah. Kontolnya terasa mau patah. Rasa sakit amat sangat mendera
tomi bersamaan rasa nikmat yang ia rasakan saat melihat kekasihnya dientot oleh
3 orang sekaligus.
Beberapa jam kemudian beralalu. Vini
terlihat telah pingsan setelah dientot habis-habisan oleh rico dan
teman-temannya. Tampak rico dengan bangga berdiri telanjang di depan tomi.
Kontol rico yang tidak begitu besar masih belepotan dengan sperma.
“terimakasih atas memek kekasih loe.
Rasanya nikmat sekali. Gue ngga nyangka memek wanita hamil rasanya sangat
nikmat. Loe ngga usah khawatir kalau pacar loe smp keguguran, toh dia bisa
hamil lagi, tapi gue ragu apa loe masih bisa bikin cewek hamil? Lihat aja, buah
zakar loe, organ loe yang menghasilkan sperma udah bengkak begitu.
Jangan-jangan udah pecah. Kasihan loe ngga bisa punya anak lagi. Tapi tenang,
kalo loe butuh bantuan gue buat buntingin bini loe gue pasti datang untuk
menggantikan loe yang udah ngga perakasa lagi. Masih mending gue, kontolnya
kecil tapi bisa ngentot dan ngecrot. Hahaha... oh ya gue lupa, kan loe belum
ngecrot ya daritadi. Gue punya hadiah buah loe. Gue akan bikin loe ngecrot”
tak lama kemudian rico telah memakai
sarung tinju. Dia memerintahkan somad untuk memegangi kontol tomi. Buah zakar
tomi yang membengkak itu dipukulnya berulang kali. Sedangkan somat mengocok
kontol tomi dengan balsam. Rasa sakit dan nikmat bercampu menjadi satu. Setelah
rico memukuli buah zakar tomi berulang kali ia melihat buah zakar tomi tidak
lagi menggantung tapi sudah naik ke pangkalnya. Tomi akan segera ngecrot. Rico
segera melepas sarung tinjunya. Digenggamnya buah zakar tomi pada
masing-masning tangannya. Lalu dia meremas-remasnya sekuat tenaga sementara
somat masih mengocok kontol tomi. Kemudian CRRRROOOTTTT
CCRROOOTTT..CCRROOOTT..... benih kelelakian tomi akhirnya muncrat dalamu jumalh
yang amat banyak. Pejuh tomi amat kental berwarna putih dengan bercak2 merah
darah akibat cedera di buah zakarnya.
“cukup, lepaskan ikatannya!” tomi
pun dilepaskan dari ikatan. Ia langsung tersungkur sambil memegangi kemaluannya
yang amat sakit. “gue yakin loe butuh waktu lama untuk pulih dari cedera
kelamin loe. Paling ngga gue bisa menjegal karier loe untuk sementara waktu.
Hahaha..” tak lama kemudian rico pun pegi dari sasana tinju itu.
Tomi mengalami cedera hebat pada
alat vitalnya. Tomi membutuhkan waktu beberapa bulan untuk pulih. Itupun
produksi sperma tomi masih belum banyak seperti saat sebelu ia cedera.
Ereksinya pun tidak bisa sesempurna seperti dulu lagi. Sedangkan vini meski
sempat mengalami pendarahan tapi sang bayi berhasil diselamatkan. Akhirnya
mereka menikah bulan berikutnya. Beberapa bulan kemudian anak mereka lahir,
laki-laki dan tampan seperti ayahnya. Tapi sayang, sejak kelahiran anak itu
vini tak juga hamil lagi meski mereka selalu berhubungan tanpa kondom. Mungkin
buah zakar tomi sudah tidak produktif lagi. Ia tak lagi perkasa




No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.